Rabu, 18 Januari 2012

Tutorial Corel Menggambar (Draw)

TUTORIAL COREL DRAW
Memulai Program
- klik Start
- masuk ke menu Program pilih Corel Graphic Suite
- kilk Corel Draw

Setelah anda membuka program corel draw maka akan tampil tampilan awal dari layar
corel draw berikut ini :
akan tampil pada layar beberapa pilihan yang digunakan untuk membuka program
sebagai berikut :

Menu yang bisa dipilih adalah :
- New Graphic : digunakan untuk membuka ruang kerja baru.
- Open Last Edited : untuk mengaktifkan file yang sebelumnya teleh dibuat
atau dibuka.
- Open Graphic : untuk mengaktifkan file yang teleh tersimpan pada
memory/ disk
- Template : untuk mengaktifkan desain template yang telah tersedia/
disediakan di dalam program CorelDraw
- Corel Tutor : untuk mengaktifkan tutorial interaktif yang ada/ terinstal
dalam program CorelDraw.
- What’s New? : untuk mengetahui fasilitas terbaru apa saja yang
ditawarkan oleh CorelDraw Versi terbaru ini dibandingkan
dengan versi sebelumnya.
- Show this welcome sreen at startup :
Perintah ini digunakan untuk memilih apakah menu welcome screen ini akan
ditampilkan saat membuka program atau tidak.
Apabila anda menginginkan untuk memulai dari ruang kerja baru maka pilih New
Graphic, dan tampilan akan berubah menjadi tamilan ruang kerja baru dimana belum
ada objek satupun yang tergambar di dalam Page seperti tampilan berikut ini :

Apabila anda memulai dari open graphic, maka akan tampil layer dokumen yang ada
pada disc yang ingin anda buka. Carilah dokumen yang ingin anda buke kemudian klik
1. Open
2. Toolbox Ruler Page Scroll Bar
3. Menu Bar
4. Tool Bar
5. Property Bar
6. Title Bar
7. Color Palette



Jika anda ingin memulai dari Open Last Edited, maka akan tampil file yang sebelumnya
dibuka atau dibuat pada computer anda sebelum anda menutup program (file yang
terakhir kali dibuka).
Pembukaan dokumen melalui template akan menampilkan beberapa desain tampilan
yang telah dibuat oleh corel untuk dimodifikasi lebih lanjut, ada beberapa contoh desain
yang bisa anda pilih diantaranya :
- Full Page
- Label
- Envelope
- Side-Fold
- Web
- Browse


Tutorial pembelajaran Corel Draw bisa anda dapatkan melalui pemilihan menu Corel
Tutor yang ada pada jendela Welcome, tampilan tutorial CorelDraw dapat dilihat pada
gambar berikut ini :

TOOL BOX
Pada toolbox terdapat berbagai peralatan untuk menggambar atau membuat desain.
Ikon-ikon yang tampil hanyalah sebagian dari yang ada. Untuk melihat ikon-ikon yang
tersembunyi, klik pada ikon dengan durasi waktu yang agak lama, maka akan tampil
ikon-ikon yang tersembunyi. Berikut ini tampilan ikonnya :

MEMBUAT DOKUMEN BARU
Untuk membuat dokumen baru langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai
berikut :
- klik New Graphic pada jendela Welcome to Corel Draw
- beri nama dokumen tersebut dengan klik tombol Save dan isikan nama filenya,
kemudian klik OK
- dokumen baru yang telah diberi nama siap untuk diolah

SETTING UKURAN HALAMAN
Untuk mengatur ukuran halaman yang akan kita buat, kita bisa mengaturnya melalui
panel property. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
- klik pick tool
- kemudian lihat ke panel property, atur berbagai ukuran halaman, baik yang
dilakukan secara otomatis dengan settingan yang telah ada di property corel
maupun setiingan menurut ukuran sendiri melalui Paper Width and Height
atau pengaturan halaman juga dapat dilakukan melalui :
- klik menu layout
- klik sub menu page setup
- kemudian akan muncul panel option yang berisi tentang setting dari halaman
yang ingin anda atur.


SETTING PAGE BACKGROUND
Untuk mengatur warna background, yang perlu dilakukan adalah :
- klik menu layout
- klik page background
- atur background sesuai dengan selera anda
Ada 3 model bacground yang bisa dipilih yaitu :
- no background
untuk bacground tak berwarna
- solid
untuk background dengan warna polos bertipe vektor
- bitmap
untuk background dengan jenis vektor misalnya foto


MENGATUR TEXT
Berikut ini cara mengatur ukuran, jenis dan warna text :
Untuk mengatur ukuran text :
- klik text tool kemudian klik pada page bagian yang manakah yang akan diberi
text
- klik menu text
- klik submenu format text
- atur ukuran text dengan memilih size text atau setelah anda klik text tool, langsung anda lihat ke panel property, atur ukuran text
pada Font Size List
Mengatur jenis text :
Langkahnya sama seperti pada cara mengatur ukuran teks, hanya yang anda pilih pada
panel format text adalah Font bukan Size
Mengatur warna text :
Setelah anda ketik text yang telah anda siapkan pada page, untuk mengubah warna
textnya adalah sebagai berikut :
- klik text dengan menggunakan pick tool
- kemudian klik warna text yang ingin anda pilih dengan memilih warna pada panel
color pallete

MEMBUAT DAN MEWARNAI GARIS
Untuk membuat garis, tools yang digunakan adalah kelompok Freehand Tool
Freehand Tool :
- Untuk membuat garis lurus dengan melakukan klik pada awal garis, kemudian
geser mouse ke titik akhir garis kemudian klik pada titik akhir garis.
- Untuk membuat garis berbentuk kurva dengan melakukan (tekan) klik kemudian
geser mouse sesuai dengan garis kurva yang ingin dibuat kemudian (lepas) klik
pada mouse.
- Untuk mengatur ukuran, betuk awal, bentuk akhir, ukuran garis maka lihat pada
property bar.
Artistic media tool :
Tool ini memberikan beberapa pilihan bentuk yang bisa kita gunakan, diantaranya
Preset, Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure.


Cara untuk membuat garis dengan menggunakan tool ini adalah dengan melakukan klik
(tekan), kemudian geser garis sesuai dengan betuk garis yang kita inginkan, kemudian
lepas mouse.
Berikut ini type garis yang dapat kita lihat pada panel property setelah kita klik artistic
media tool pada toolbox :
Preset Brush Sprayer
Caligraphic Pressure Type

MEMBUAT DAN MEWARNAI BENTUK
Untuk membuat berbagai gambar bentuk kita dapat memilih berbagai bentuk yang ada
pada corel ataupun menggambar sendiri dengan menggunakan kelompok freehand
tool.
Untuk menggambar bentuk dengan memilih bentuk yang ada pada corel, maka ada
beberapa tool untuk membuat bentuk yang diberikan oleh corel antaranya :
- rectangle tool
- ellipse tool
- kelompok polygon tool
- kelompok basic shape
sebagai contoh untuk membuat gambar berupa gambar berupa gambar bintang,
caranya adalah :
- klik agak lama untuk menampilkan option tool pada polygon tool
- pilih star shape
- gambarkan di page
- klik pada gambar yang telah dibuat
- atur ukuran garis dan lain-lain yang dapat dilihat pada property bar
- atau gunakan outline tool yang ada pada toolbox untuk mengatur ukuran
garisnya.

Hasil
untuk mewarnai objek, yang kita lakukan adalah :
- pilih objek yang akan kita rubah warnanya
- klik fill tool yang ada pada toolbox, pilih bentuk warna yang diinginkan dengan
memilih salah satu option tool yang ada pada fill tool
hasilnya dapat dilihat pada contoh berikut ini :
(objek bintang dengan pilihan warna pada textur fill dialog, dengan pilihan warna CMYK)


SELEKSI DUA OBJEK
Untuk menggabungkan atau menghilangkan bagian dari suatu objek dengan
mengkolaborasikan dengan objek yang lain kita dapat memilih beberapa model seleksi
diantaranya weld, trim, intersect, simplify, font minus back dan back minus font.
Kita bisa melihat beberapa tool tersebut pada property bar.
Cara mengkolaborasikan dua buah objek adalah sebagai berikut :
- buat dua objek yang berbeda
- buat dua objek tersebut bersinggungan
- klik atau pilih/seleksi kedua buah objek tersebut
- lihat ke panel property
- pilih model penyeleksian


EFEK KHUSUS PADA OBJEK
Pada corel draw terdapat berbagai macam tool yang dapat kita gunakan untuk membuat
suatu efek khusus. Tool tersebut berupa interactive blend tool, interactive contour
tool, interactive distortion tool, interactive envelope tool, interactive extrude tool,
interactive drop shadow tool dan interactive transparency tool.

untuk menerapkan teknik efek khusus, lakukan percobaan berikut ini :
Interactive Blend Tool
- buat gambar lingkaran pada page
- buat gambar bintang pada area yang lain
- pilih interactive blend tool yang ada pada toolbox
- tarik garis dari gambar berbentuk bintang ke gambar berbentuk lingkaran
- hasilnya sebagai berikut :
Interactive Contour Tool
- buatlah bentuk bintang pada page
- pilih interactive contour tool yang ada pada toolbox
- klik pada center objek dan drag keluar dari objek bintang
- hasilnya adalah sebagai berikut :
Interactive Drop Shadow Tool
- buatlah hambar segiempat pada page
- pilih interactive drop shadow tool yang ada pada toolbox
- klik dan drag keluar objek segiempat
Blender 3D adalah software gratis yang bisa anda gunakan untuk modeling, texuring, lighting, animasi dan video post processing 3 dimensi. Blender 3D yang merupakan software gratis dan open source ini merupakan open source 3D paling populer di dunia. Fitur Blender 3D tidak kalah dengan software 3D berharga mahal seperti 3D studio max, maya maupun XSI.
Dengan Blender 3D anda bisa membuat objek 3D animasi, media 3D interaktif, model dan bentuk 3D profesional, membuat objek game dan masih banyak lagi kreasi 3D lainnya.
Blender 3D memberikan fitur – fitur utama sebagai berikut :
1. interface yang user friendly dan tertata rapi.
2. tool untuk membuat objek 3D yang lengkap meliputi modeling, UV mapping, texturing, rigging, skinning, animasi, particle dan simulasi lainnya, scripting, rendering, compositing, post production dan game creation.
3. Cross Platform, dengan uniform GUI dan mendukung semua platform. Blender 3D bisa anda gunakan untuk semua versi windows, Linux, OS X, FreeBSD, Irix, Sun dan sistem operasi yang lainnya.
4. Kualitas arsitektur 3D yang berkualitas tinggi dan bisa dikerjakan dengan lebih cepat dan efisien.
5. Dukungan yang aktif melalui forum dan komunitas
6. File Berukuran kecil
7. dan tentu saja gratis happy
Berikut ini beberapa screenshot gambar dan animasi 3 dimensi hasil desain dari Blender 3D
Gambar Hasil Desain Blender 3D
Gambar Hasil Desain Blender 3D
Gambar hasil Desain Blender 3D
Gambar hasil Desain Blender 3D
Gambar Hasil Desain Blender 3D
Gambar Hasil Desain Blender 3D
Gambar Hasil Desain Blender 3D
Gambar Hasil Desain Blender 3D
Gambar hasil Desain Blender 3D
Gambar hasil Desain Blender 3D
Hasil desain 3D oleh freeware Open Source Blender 3D terbukti tidak kalah dengan software 3D yang berharga mahal happy
Download Blender 3D dari situs resmi Blender 3D | License : Free, open Source | size : 13 – 24 Mb (tergantung sistem operasi anda) | Support : Semua versi Windows, Linux, OS X, FreeBSD, Irix, Sun dan beberapa sistem operasi yang lainnya.
Selamat mendesain happy

GAMBAR KARTUN DENGAN corelDRAW

Meski saya bukan master CorelDRAW, tapi ga salah dunk kalo kali ini posting tutorial corelDRAW?! emang master aja yang boleh!!? kan rocker juga manusia? :)
ok, langsung ke TKP..tutorialnya simple aja, yaitu bikin sketsa wajah kartun berbasis vektor. buat yg blom tau beda vektor sama bitmap, cek disini.

langkah-langkahnya:

1.import gambar yang mau dikartunkan. klik kanan layar, pilih import. Buat yg gak punya mouse :D, bisa dengan tekan shortkey Ctrl+I pada keyboard. saya sendiri menggunakan gambar Cinta Laura (numpang beken :D)
gambar kartun












2.gunakan pentool yg ada di toolbox, gambar bentuk wajahnya. harus membentuk bidang (ketemu ujung sama ujung) agar bisa diwarnai. garisnya ga perlu besar, yg hairline aja. ini saya bikin besar dan warna kuning biar keliatan aja.
gambar kartun












3.masih pake pentool, gambar rambut. usahakan semirip mungkin dgn bentuk objek pada gambar asli.
gambar kartun












4.gambar juga topi, biar gak kepanasan.
gambar kartun












5.gambar mata (bagian luar dan dalam), alis, hidung plus bibir. (khusus untuk bibir, gambar dengan penuh perasaan..karna ini bagian sensitif :D)
gambar kartun










6.gambar menggambar selesai, sekarang tinggal diwarnain. seleksi objek satu persatu, berikan warna yang mendekati warna objek aslinya..misal rambut warna hitam, topi ijo, bibir merah..bla..bla..bla (atau kalo mau improve, silahkan!)

7.mungkin aja setelah diwarnai ada gambar yg letaknya ga seperti yang diharapkan (misal, rambut berada di atas wajah..seharusnya di bawah wajah).
gambar kartun











8.untuk mengatasinya, tinggal klik kanan pada objek yg gak sesuai tadi..pilih order. akan terdapat banyak pilihan. berikut penjelasan satu persatu.
-To Front of Layer = meletakkan objek diatas posisi semua objek lain (shift + page up)
-To Back of Layer = meletakkan objek dibawah posisi sebua objek lain (shift + page down)
-Fordward One = meletakkan objek di atas satu objek di atasnya (Ctrl + page up)
-Back One = meletakkan objek di bawah satu objek dibawahnya (ctrl + page down)
gambar kartun










9.kalo sudah, hasilnya kira-kira akan jadi seperti di bawah ini. (Mohon maaf non cinta laura, mukanya jadi kaya gini..maklum masih amatir :D)
gambar kartun













http://www.desainstudio.com/2009/07/gambar-kartun-dengan-coreldraw.html

"Transformer Cap Bajaj" Bangkitkan Harapan Animasi Indonesia

Sebuah video animasi singkat mulai beredar di kalangan pengguna internet Indonesia. Animasi itu menampilkan beberapa hal, termasuk adegan bajaj dan bus kota berubah menjadi robot ala film Transformer.

Hal yang menarik adalah animasi ini buatan Indonesia. Pembuatnya adalah studio bernama Lakon Animasi yang, menurut keterangan di grup Facebook-nya, bermarkas di Solo, Jawa Tengah.

Animasi dengan judul "Pada Suatu Ketika" itu memang menarik. Detail-detail yang ditampilkannya benar-benar menunjukkan pemandangan khas Indonesia.

Mulai dari mangkuk cap ayam yang digunakan untuk menyajikan mi instan rebus, bungkus rokok kretek tanpa filter, hingga kendaraan yang berubah menjadi robot: bajaj, motor usang, dan bus kota dengan stiker Doa Ibu di kaca depan.

Soundtrack-nya pun menjanjikan, dengan lagu "Perdamaian" yang dibawakan grup kasidah Nasyida Ria sebagai pembuka. Ditambah efek suara sepanjang klip yang terasa pas di telinga.

Memang, dari sisi cerita, animasi ini belum menampilkan sesuatu yang menjanjikan. Pembuatnya pun sadar dengan hal itu dan menyajikan tulisan "Basi?" menjelang akhir video.

Video ini pun tampaknya masih disiapkan sebagai "pancingan" saja. Karena, pada akhir video itu tampak kata-kata "Tunggu dan saksikan, klip babak kedua. 2012."

Sejarah Doraemon

Doraemon
Doraemon (ドラえもん) adalah sebuah manga populer yang dikarang Fujiko F. Fujio (藤子・F・不二雄) sejak tahun 1970 dan berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 4 SD yang bernama Nobi Nobita (野比のび太) yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita dari utang finansial — yang akan terjadi di masa depan — yang disebabkan karena kebodohan Nobita.
Nobita, setelah gagal dalam ulangan sekolahnya atau setelah diganggu oleh Giant dan Suneo, akan selalu mendatangi Doraemon untuk bantuannya. Doraemon kemudian biasanya akan membantu Nobita dengan menggunakan peralatan-peralatan canggih dari kantong ajaibnya; peralatan yang sering digunakan misalnya “baling-baling bambu” dan “Pintu ke Mana Saja”. Sering kali, Nobita berbuat terlalu jauh dalam menggunakan peralatannya dan malah terjerumus ke dalam masalah yang lebih besar.
Sejarah Doraemon
  1. Pada abad 22 produksi robot meningkat dan menyebabkan produksi robot secara masa. Pada zaman itu banyak robot yang di fungsikan sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Pada suatu perusahaan robot yang kebetulan tidak jauh dari tokyo, ada perusahaan yang membuat robot kucing secara besar-besaran.
  2. Pada saat produksi, salah satu robot mengalami kegagalan dalam proses penciptaanya. Robot yang dimaksud adalah doraemon yang sekarang membantu nobita.
  3. Robot gagal tersebut di masukan ke dalam akademi robot untuk selanjutnya digunakan untuk membantu pekerjaan rumah tangga.
  4. Namun semua tidak berjalan lancar bagi doraemon, dia gagal dalam setiap test yang dia ikuti.
  5. Kemudian doraemon di jual ke keluarga miskin (keluarga keturunan nobita) untuk di gunakan merawat bayi.
  6. Pada suatu hari ketika doraemon beristirahat dan terlelap dalam tidurnya, seekor tikus robot memakan telinga doraemon dan merusaknya. Oleh karena itu memory utama doraemon tidak berfungsi dan ketika doraemon di reset maka memorynya akan hilang permanen. Itu adallah awal mengapa doraemon adalah robot kucing yang tidak memiliki telinga sama sekali.
  7. Karena kehilangan telinganya itu doraemon menangis dan terus menangis hingga akhirnya cat tubuh robot yang awalnya berwarna orange berbah menjadi biru dan warna tersebut menjadi permanen di tubuh doraemon. Orang sering pula menyebutnya doraemon metamorfosis.
  8. Kemudian doraemon dikirim ke masa lalu untuk membantu leluhur keluarga miskin tersebut yaitu nobi nobita agar menjadi orang sukses dan dampaknya pada kelarga tersebut dapat hidup lebih baik.
Manga Doraemon
Pada bulan Desember 1969, manga Doraemon terbit berkesinambungan dalam 6 judul majalah bulanan anak. Majalah-majalah tersebut adalah majalah Yoiko (anak baik), Yōchien (taman kanak-kanak), Shogaku Ichinensei (kelas 1 SD), Shogaku Yonnensei (kelas 4 SD), dan sejak 1973 majalah Shogaku Gogensei (kelas 5 SD) dan Shogaku Rokunensei (kelas 6 SD). Cerita yang terkandung dalam majalah-majalah itu berbeda-beda, yang berarti pengarang cerita ini harus menulis lebih dari 6 cerita setiap bulannya. Pada tahun 1979, CoroCoro Comic diluncurkan sebagai majalah Doraemon.
Sejak pertama kali muncul pada tahun 1969, cerita Doraemon telah dikumpulkan dan dibagi ke dalam 45 buku yang dipublikasikan sejak tahun 1974 sampai 1996, dan telah terjual lebih dari 80 juta buku pada tahun 1992. Sebagai tambahan, pada tahun 2005, Shōgakukan menerbitkan sebuah serial tambahan sejumlah 5 jilid dengan judul Doraemon+ (Doraemon Plus), dengan cerita yang berbeda dari 45 volume aslinya.
Sekilas Riwayat Doraemon
Misi Doraemon adalah untuk menolong Nobi Nobita, buyut dari Sewashi, pemilik doraemon. Nobita adalah seorang anak yang selalu mengalami nasib sial dan tak punya kemampuan apa-apa. Ia bodoh dalam pelajaran sekolah dan tidak bisa berolahraga, Nobita hanya berbakat dalam tembak-menembak dan tidur; kemampuan yang hampir tak berguna di zaman Jepang modern. Inilah alasan mengapa ia gagal menjalani kehidupannya. Dan Doraemon dikirim dari masa depan untuk menjadikannya seorang pria yang sukses. Sangat ironis, sebuah robot gagal datang membantu seorang anak yang gagal. Tetapi pada kenyataannya, persahabatan kedua anak ini membuat mereka menjadi seseorang yang lebih baik.
Doraemon tiba di tahun 1969, pada hari Tahun Baru Jepang. Ia keluar dari laci meja milik Nobita, dan sejak saat itu ia tinggal bersama Nobita, misinya adalah untuk mencegah Nobita menjadi orang gagal. Setiap kali Nobita tertimpa masalah, Doraemon akan segera membantu dengan alat-alat ajaibnya.
Kelihatannya misi Doraemon berhasil, karena ketika mereka menjelajah ke masa depan, Nobita melihat dirinya menikah dengan Shizuka, bukan dengan Jaiko. Dia juga melihat keturunannya hidup dalam kondisi yang lebih baik daripada ketika Sewashi mengirim Doraemon dulu; bahkan keturunan Nobi mampu membeli robot yang “tidak gagal”, Dorami.
Diceritakan dalam manga dan serial TV-nya, Doraemon dan Nobita saling bekerja sama untuk memperbaiki kehidupan mereka masing-masing. Mereka saling bekerja sama dan tolong-menolong. Banyak juga cerita yang menampilkan kisah keberanian dan kegigihan mereka untuk mempertahankan persahabatan yang sudah mereka jalin.
Tokoh Utama
  • Nobi Nobita, (野比のび太)
Anak kelas 5 SD yang pemalas dan sering diganggu oleh Giant dan teman-temannya. Tidak pandai dalam olahraga dan juga dalam pelajaran sekolah. Walaupun begitu, ia pandai dalam membuat teka-teki dan menembak. Sifatnya yang terlalu baik dan suka menolong terkadang malah menyeretnya ke dalam masalah. Namun separah apapun, pada akhirnya Nobita akan selalu bergembira. Selain membuat teka-teki dan menembak, Nobita juga ahli dalam hal “tidur.” Ia mampu tertidur lebih cepat daripada orang lain . Hobinya adalah bermain karet — hobi yang tak lazim untuk anak laki-laki di Jepang — dan mengumpulkan tutup botol. Cita-cita Nobita selalu berganti-ganti, ia pernah ingin menjadi ninja, guru, pilot, dan lain-lain. Namun di masa depan, ia hanya menjadi seorang pegawai kantoran.
Fujimoto, pengarang komik ini, pernah mengatakan, “Nobita sebenarnya bukan tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya malas jika harus bersungguh-sungguh ketika melakukan sesuatu, Karenanya, setiap hari ia selalu bersantai-santai. Tapi kalau memang diperlukan, ia bisa melakukannya dengan bersungguh-sungguh.”
Berbeda dengan ibunya, Nobita adalah seorang pecinta binatang. Ia pernah memelihara — dengan sembunyi-sembunyi — berbagai macam hewan mulai dari kucing, anjing, Fuuko si anak angin, sampai seekor gajah Afrika yang terpisah dari induknya.
Dalam komiknya, Nobita diceritakan pernah tinggal di suatu pulau kecil terpencil selama 10 tahun akibat keteledorannya sendiri. Namun tak ceritakan apakah peristiwa tersebut memberikan efek terhadap perilaku atau sifatnya.
  • Doraemon, (ドラえもん).
Robot kucing berwarna biru dari abad ke-22 yang dikirim ke abad ke-20 untuk menolong Nobita. Lahir pada 3 September 2112. Tinggi badannya 129,3 cm dan berbobot 129,3 kg. Makanan kesukaannya adalah dorayaki. Doraemon sangat menyayangi dan setia kepada Nobita. Seringkali ia menolong Nobita walaupun ia sendiri dalam kesusahan.
Sebenarnya, Doraemon adalah sebuah robot kucing berwarna kuning yang dibuat untuk keperluan rumah tangga keluarga kaya. Sayangnya, sebuah kesalahan terjadi ketika ia menjalani proses produksi. Tak seperti robot kucing lainnya, ia gagal melewati tes sehingga ia dilelang ke keluarga kelas bawah, yang tak lain adalah keluarga keturunan Nobi Nobita. Doraemon tetap menjadi sebuah robot kucing berwarna kuning hingga suatu hari, ketika ia sedang mengurus bayi keluarga tersebut,sebuah robot tikus menggigit telinganya sampai hancur, sehingga terpaksa diamputasi. Doraemon menangis dan terus menangis, ia mencoba untuk mengembalikan telinganya kembali dengan cairan penumbuh, tetapi ia mengambil cairan yang salah dan akhirnya melunturkan cat ditubuhnya yang semula kuning menjadi warna dasarnya, biru. Ia pun berubah menjadi seperti sekarang ini: sebuah robot kucing berwarna biru, tanpa telinga.
Meskipun gagal dalam proses produksi, Doraemon tetap menjadi sebuah robot canggih yang memiliki alat-alat ajaib yang mampu memecahkan semua masalah. Ia juga pengertian dan memiliki rasa kasih sayang; ketika Nobita menangis dan merengek kepadanya, Doraemon dengan senang hati mendengarkan semua keluhan dan membantunya. Doraemon juga mampu memahami perasaan manusia, baik itu sedih, takut, marah, gembira, simpati, dan lainnya. Ia mempelajarinya, dan bertindak sesuai apa yang ia pelajari; ia dapat berteriak kegirangan, meloncat ketakutan, dan mengangis haru. Singkatnya, ia menjadi sebuah robot yang memiliki perasaan seperti manusia.
Tubuh Doraemon sangat sensitif, ia tak dapat beraktifitas dengan normal jika ia kehilangan suku cadangnya; walaupun hanya sebuah mur. Ia memiliki seorang adik bernama Dorami yang siap menggantikan tugasnya menjaga Nobita ketika ia menjalani servis rutin di masa depan.
  • Shizuka Minamoto (源静香)
Anak perempuan yang disukai Nobita dan di masa depan akan menikah dengannya walau di masa sekarang ia lebih dekat dengan Dekisugi. Ia selalu membela Nobita jika Nobita dikerjai teman-temannya. Ia juga serius tetapi baik hati, alasannya menikah dengan Nobita pun karena ia tak tega melihat Nobita yang malang dan selalu sial. Kesukannya adalah berendam di air panas dan makan ubi manis bakar (ubi madu). Ia bercita-cita menjadi seorang pramugari. Shizuka juga hobi memainkan Violin, meskipun suara yang dihasilkannya tak jauh berbeda dengan nyanyian Giant.
  • Takeshi Goda (nama panggilan: Giant, Jaian dalam romaji; 剛田武、ジャイアン)
Seorang pengganggu yang namanya didasarkan pada kata bahasa Inggris giant (raksasa), cepat marah dan sangat senang menyanyi walaupun suaranya kurang memadai. Ia juga sering mengadakan konser atau resital di lapangan dan mengundang semua temannya untuk datang dan mendengarkan, walaupun sebenarnya mereka tidak suka. Cita-citanya adalah menjadi penyanyi dan bisa tampil di televisi. Namun dibalik semua itu, Giant adalah seorang anak kuat yang dapat diandalkan ketika teman-temannya berada dalam kesulitan. Selain memasak dan menyanyi, Giant mempunyai hobi yang ia rahasiakan dari teman-temannya: bermain rumah-rumahan dengan boneka-boneka miliknya.
  • Suneo Honekawa (骨川スネ夫)
Anak dari keluarga kaya yang sering memamerkan kekayaannya di depan Nobita dan membuat Nobita merengek ke Doraemon agar bisa menyaingi Suneo. Walaupun begitu, Suneo sebenarnya adalah seorang anak yang sangat manja, mudah menyerah, dan penakut. Ia juga seorang narcisist dan sering berbohong untuk menjaga harga dirinya. Teman terdekatnya adalah Giant meskipun sebenarnya ia memendam dendam terhadap Giant yang suka mengambil dan merusak mainannya. Hobinya adalah memandangi cermin, mengumpulkan perangko dan barang antik lainnya, membuat pramodel, membuat foto panorama, dan bermain remote control. Cita-citanya adalah menjadi seorang designer pakaian berkelas.
Suneo memiliki seorang adik laki-laki bernama Sunetsugu. Ia tinggal bersama pamannya di Amerika Serikat dan jarang pulang ke Jepang. Meskipun begitu, Suneo dan Sunetsugu sering berkomunikasi lewat surat. Dalam suratnya, Suneo selalu berbohong untuk membanggakan dirinya; misalnya dengan mengatakan bahwa ia adalah anak yang paling pintar di sekolah, paling kuat di lingkungan, dan disukai banyak perempuan. Suneo juga memiliki sepupu bernama Sunekichi yang sering membuatkan remote control untuknya
Ending Doraemon
Ending dari doraemon adalah buatan fans saja karena ketika fujiko fujio berpisah pada tahun 1987, sehingga akhir dari doraemon tidak pernah di diskusikan. Dan pada tahun 1996 Fujiko F meninggal dunia sehingga doraemon adalah manga yang tak pernah berakhir secara resmi oleh pengarangnya. Semua versi tentang ending doraemon adalah fiksi buatan fans belaka.

Film Animasi Pertama Indonesia yang GO Internasional

Indonesia berhasil membuat film animasi 3D pertama yang ditayangkan di layar lebar. Dan konon kabarnya film ini siap Go Internasional dan bersaing dengan film animasi sekelas Hollywod. Film yang berjudul Meraih Mimpi tersebut diproduksi Infinite Frameworks (IFW), studio animasi yang berpusat di Batam. “Kami bangga bisa meluncurkan Meraih Mimpi ke pasar Indonesia,” ujar Managing Director IFW, Mike Wiluan, dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (27/7).
Source Picture : http://ayusa.files.wordpress.com/2009/07/w21.jpg
Film Meraih Mimpi sebenarnya merupakan adapatasi dari buku karya Minfung Ho berjudul Sing to The Dawn. Buku tersebut bercerita tentang kakak beradik yang berusaha melindungi tempat tinggal mereka dari kontraktor penipu. IFW membuat adapatasi buku Minfung Ho tersebut atas permintaan pemerintah Singapura yang ingin buku wajib baca di beberapa SD di Singapura tersebut dibuatkan filmnya. Begitu mendapat tawaran, IFW langsung memulai pengerjaan film Sing to The Dawn. Untuk diketahui dari 150 animator yang turut dalam pembuatan film tersebut hampir semuanya orang Indonesia dan hanya lima orang asing.
Source Picture : http://sylviagustin.myrepublika.com/images/news/2009/07/20090730143203.jpg
Pengerjaan dilakukan sepenuhnya di Batam selama tiga tahun dan memakan biaya sebesar 5 juta dolar AS. Setelah film selesai dibuat pada tahun 2008, film Sing to The Dawn mulai didistribusikan ke berbagai negara mulai dari Singapura, Korea, dan Rusia.
Sing to The Dawn tidak langsung diluncurkan ke Indonesia karena IFW ingin memperkenalkan film ini ke penonton di luar negeri terlebih dahulu. “Sing to The Dawn tidak langsung kami luncurkan ke Indonesia karena kami ingin meraih international recognizition terlebih dahulu. Setelah itu, kami baru meluncurkan di Indonesia agar masyarakat tahu bahwa ada studio animasi di Indonesia,” begitu jelas Wisnu Triatmojo, Jubir IFW.
Setelah sebelumnya gagal dengan Homeland, akhirnya Sing to The Dawn baru dilokalisasi ke dalam versi Indonesia pada tahun ini dengan judul Meraih Mimpi. Nia Dinata direkrut untuk membantu proses script writing dan Erwin Gutawa diminta langsung untuk mengomposisi ulang musik yang akan mengiringi film.

Cara Menggambar Anime


Bagaimana cara menggambar karakter manga/anime?
Buat kamu yang menggambar manga secara otodidak artikel dibawah ini mungkin bisa kamu jadikan referensi untuk membuat kualitas manga kamu menjadi lebih baik.



stop motion video

15 Film Animasi 3D Terbaik dan Terlaris

Cast: Tom Hanks
Director: Robert Zemeckis
Budget: $ 165 M
Domestic Gross: $ 181 M
International Gross: $ 124 M
Kalau Disney, Dreamworks, dan Fox sudah berhasil masuk ke kancah film animasi 3D terlebih dahulu, Warner Bros bisa dibilang agak terlambat. Inilah film animasi produksi Warner Bros pertama sekaligus yang terbaik dari Robert Zemeckis (sutradara Forrest Gump, Cast Awayl, dan Back To The Future Trilogy) setelah dia memutuskan untuk banting setir menjadi seorang sutradara film animasi 3D. THE POLAR EXPRESS sempat menjadi film animasi termahal demi mengintergasikan teknologi motion capture ke dalam filmnya. Tom Hanks pun menunjukkan bakatnya sebagai pengisi suara di luar serial Toy Story dengan mengisi 6 karakter sekaligus dalam film ini. Hasilnya adalah sebuah film animasi paling “hidup” pada masanya. Sayangnya, tema film ini terlalu demografis yaitu tentang kereta api yang membawa kita menuju kutub utara di malam natal untuk bertemu Santa Clause hingga tidak bisa sesukses film Dreamworks dan Fox apalagi Disney-Pixar. THE POLAR EXPRESS selalu ditayangkan ulang sampai sekarang di beberapa teater IMAX di Amerika Utara setiap minggu-minggu menjelang natal.
14. HAPPY FEET (2006)
Cast: Elijah Wood, Robin Williams, Brittany Murphy
Director: George Miller
Budget: $ 100 M
Domestic Gross: $ 198 M
International Gross: $ 186 M
Walaupun film animasi 3D Warner Bros secara komersil tidak sesukses film animasi 3D studio besar saingannya, setidaknya lewat film HAPPY FEET ini, Warner Bros berhasil meraih piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature dan mempercundangi film Disney-Pixar yang dirilis pada tahun yang sama, Cars. HAPPY FEET bercerita tentang seekor penguin yang tidak bisa menarik lawan jenisnya karena dia tidak bisa bernyanyi, akan tetapi dia bisa berdansa untuk mendapatkan perhatian dari mereka. Film ini juga berhasil bertengger di posisi 1 di tangga box office Amerika Utara selama 3 minggu berturut-turut dan mengalahkan film James Bond, Casino Royale dari segi pendapatan saat film itu dirilis pada tanggal yang sama. HAPPY FEET 2 direncakan akan dirilis Natal 2011 nanti.
13. MONSTERS INC. (2001)
Cast: John Goodman, Billy Crystal
Director: Pete Docter
Budget: $ 115 M
Domestic Gross: $ 255 M
International Gross: $ 269 M
Dongeng monster dalam lemari yang populer di dunia barat di sajikan menjadi sebuah film komedi cerdas disutradari oleh Pete Docter. Alkisah para monster ternyata menggunakan teriakan anak-anak sebagai sumber energi di dunia mereka. Maka sebuah perusahaan energi, Monsters Inc. mempekerjakan monster-monster paling menyeramkan untuk menakut-nakutin anak-anak di bumi walau secara kontradiktif, anak-anak dianggap sebagai sumber virus di negeri para monster itu. Sulley, pekerja monster no.1 bersama asistennya Mike, harus kerepotan saat secara tidak sengaja mereka membawa masuk Boo, seorang anak kecil dari bumi ke dunia para monster. Film ini jelas membuat para anak kecil tidak akan takut lagi pada monster. Pete Docter, sang sutradara memang gagal membawa pulang Oscar di kategori Best Animated Feature pertama bagi Pixar di tahun 2002 (Shrek adalah pemenangnya), namun Randy Newman untuk pertama kalinya berhasil membawa pulang piala Oscar di kategori Best Song untuk lagu “If I Didn’t Have You”
12. THE INCREDIBLES (2004)
Cast: Craig T Nelson, Holly Hunter, Samuel L Jackson
Director: Brad Bird
Budget: $ 92 M
Domestic Gross: $ 261 M
International Gross: $ 370 M
Ini dia film superhero terbaik setelah The Dark Knight tentunya. Brad Bird kembali membuktikan dirinya sebagai penulis skenario dan sutradara film animasi berbakat. Dengan menggubah beberapa tokoh superhero terkenal (Mr. Incredibles – Superman, Elastic Girl – Mr. Fantastic, Violet – Invisible Girl, Dash – The Flash, Frozone – Silver Surfer) sebagai karaktek-karakter utama dalam filmnya, Brad Bird kemudian menulis sebuah cerita superhero yang unik. Sekumpulan superhero yang sudah pensiun dan mencoba hidup normal, merasa terpanggil setelah dunia kembali diguncang oleh kehadiran penjahat yang tidak begitu super namun mempunyai peralatan yang sangat canggih, Syndrome. Tidak hanya lucu, film ini juga “menyentil” beberapa tema superhero yang klise, misalkan superhero bersayap dalam presentasi kostum Edna Mode ataupun rupa tokoh-tokohnya yang jauh dari kesan cantik, ganteng dan gagah sebagaimana tokoh superhero yang biasa kita lihat dalam film lain. Di tahun 2005, film ini berhasil meraih Oscar untuk kategori Best Animated Feature.
11. ICE AGE (2002)
Cast: Ray Romano, John Leguizamo, Denis Leary
Director: Chris Wedge
Budget: $ 59 M
Domestic Gross: $ 176 M
International Gross: $ 206 M
20th Century Fox selalu gagal membuat film animasi yang sukses secara komersil maupun kualitas, hingga Chris Wedge datang membawa angin segar. Bersama Blue Sky Studios, Wedge melahirkan sebuah franchise animasi tersukses milik Fox, ICE AGE. Cerita dalam film ICE AGE mungkin terkesan standard, namun sebuah karakter tanpa dialog bernama Scrat yang selalu mengejar-ngejar kenari menjadi suatu ikon komik tersendiri yang membuat film ini begitu diingat banyak orang. Hebatnya lagi, film ini berhasil masuk nominasi Best Animated Feature di ajang Oscar tahun 2003, walau harus kalah oleh film anime karya Hayao Miyazaki, The Spirited Away. Film ini pun melahirkan dua film lanjutan yang amat sangat sukses di pasaran, terutama di pasar internasional (pasar luar Amerika Utara).
10. HOW TO TRAIN YOUR DRAGON (2010)
Cast: Jay Baruchel, Gerard Butler
Director: Dean Deblois
Budget: $ 165 M
Domestic Gross: $ 217 M
International Gross: $ 275 M
Dreamworks berubah haluan. Kalau biasanya mereka mengumbar komedi slapstick dalam film-film animasi mereka, maka HOW TO TRAIN YOUR DRAGON lebih mirip film-film Pixar yang menyajikan komedi ringan yang mudah dicerna oleh anak-anak hingga dewasa. Seorang Viking muda bernama Hiccup yang tidak berperwarakan bag seorang Viking berhasil menangkap seekor Naga ompong untuk membuktikan ketangguhannya. Akan tetapi Hiccup malah berteman dengan naga tersebut dan belajar lebih banyak tentang binatang anggun tersebut. Walau awalnya Dreamworks cukup skeptis dengan film ini karena pendapan minggu pertamanya tidak sebesar film-film animasi Dreamworks lainnya yang sukses ($ 43 M untuk minggu pertamanya, rata-rata film animasi Dreamworks yang sukses, pendapatan minggu pertamanya > $ 50 M), toh film ini berhasil bertahan selama beberapa minggu di daftar 5 besar film box office, terima kasih karena sambutan hangat para kritikus hingga melampaui film animasi hit Dreamworks lainnya, KUNG FU PANDA. Andai Toy Story 3 tidak dirilis pada tahun bersamaan, film ini hampir pasti memenangkan Oscar untuk kategori Best Animated Feature tahun depan. Namun siapa tahu, juri Oscar berpendapat beda denganku dan malah memenangkan film ini ketimbang Toy Story 3.
9. KUNG FU PANDA (2008)
Cast: Jack Black, Angelina Jolie, Jackie Chen
Director: Mark Osborne
Budget: $ 130 M
Domestic Gross: $ 215 M
International Gross: $ 416 M
Mengambil tema kung fu dan binatang-binatang khas Cina, Dreamworks sukses membuat sebuah film lucu yang karakter-karakter utamanya disuarakan oleh aktor-aktor ternama. Temanya pun cukup catchy, tentang si pecundang Panda Po yang ternyata mempunyai takdir untuk menjadi penerus ahli kung fu terbaik, Dragon Warrior. Tidak hanya kisahanya yang membumi, Dreamworks juga sukses mengemas KUNG FU PANDA menjadi tontonan yang tidak pernah sepi dari tawa penontonnya hingga film ini habis. KUNG FU PANDA masuk nominasi Best Animated Feature di ajang Oscar tahun 2009 dan sukses menjadi film animasi terlaris di dunia pada tahun 2008
8. Toy Story 3 (2010)
Cast: Tom Hanks, Tim Allen
Director: Lee Unkrich
Budget: $ 200 M
Domestic Gross: $ 414 M
International Gross: $ 647 M
John Lasseter, sutradara 2 film Toy Story sebelumnya memang tidak lagi turun tangan sebagai sutradara dalam film ini. Kisahnya, Woody and the gangs kini harus menghadapi kenyataan Andy yang akan segera kuliah. Tanpa sengaja mereka terbawa ke sebuah tempat penitipan anak, Sunnyside, dan disanalah malapetaka dimulai. Mereka harus lari dari penguasa kejam Sunnyside, si mainan beruang pemeluk, Lotso. Lee Unkrich berhasil membawa kita bernostalgia sekali lagi bersama Woody dan Buzz dan teman-teman mainan Andy lainnya yang kali ini lebih syarat dengan adegan-adegan aksi, Lee Unkrich juga tidak melupakan unsur-unsur yang membuat serial Toy Story begitu menyentuh. Kisah persahabatan, kasih saying, dan juga pengkhianatan yang indah, lucu, sedih, dan juga menyentuh membuat Toy Story 3 menjadi seri penutup sempurna kisah mainan-mainan Andy ini. Oh ya, dan anda akan selalu tertawa terbahak-bahak mengingat adegan Mr. Potato Head yang berubah menjadi dadar gulung….
7. RATATOUILLE (2007)
Cast: Patton Oswalt, Ian Holm
Director: Brad Bird
Budget: $ 150 M
Domestic Gross: $ 206 M
International Gross: $ 417 M
Untuk kedua kalinya Brad Bird kembali menerima Oscar untuk kategori Best Animated Feature setelah sebelumnya dia berhasil lewat film THE INCREDIBLES. Remy The Rat adalah tikus jalanan yang berbeda dengan ratusan saudaranya yang lain yang tinggal di sebuah atap rumah tua. Dia bosan harus mengorek-ngorek tong sampah untuk mendapatkan makanan dan merasa dia mempunyai keahlian untuk memasak layaknya manusia biasa. Maka dia pun kabur ke Paris untuk mengejar impiannya menjadi Koki hebat dengan perantara pembantu koki kurus yang tidak meyakinkan, Alfredo Linguini. Film ini juga sempat menjadi film animasi 3d yang masuk nominasi Oscar terbanyak (lima nominasi Oscar) sebelum di tahun berikutnya rekor ini pecah oleh film Pixar yang lain, WALL E.
6. TOY STORY (1995)
Cast: Tom Hanks, Tim Allen
Director: John Lasseter
Budget: $ 30 M
Domestic Gross: $ 191 M
International Gross: $ 170 M
Ini dia film yang membuat studio PIXAR besar hingga sekarang. Kisah tentang mainan-mainan Andy berawal dari kecemburuan Woody sang koboi terhadap Buzz Lightyear, mainan astronot baru milik Andy yang berujung pada kerja sama keduanya untuk lari dari cengkraman Sid, si perusak mainan. TOY STORY adalah film animasi 3d panjang pertama yang dirilis secara luas. Sebelumnya, animasi 3d hanya dipakai untuk special effect film-film live action, dan banyak orang percaya membuat film animasi 3d panjang sama saja membuang uang yang sangat besar. Namun John Lasseter dan kawan-kawannya di Pixar berhasil meyakinkan Disney untuk melakukan kerjasama mutual dengan membuat film ini. Bujetnya yang memakan $30 juta pun ternyata malah lebih rendah daripada film The Lion King (1994) yang menghabiskan $45 juta. Film ini pun menjadi film terlaris di tahun 1995, dan berhasil meraih Oscar berupa Special Achievement untuk John Lasseter serta nominasi Best Song “You’ve Got A Friend In Me” oleh Randy Newman, Best Music dan juga Best Original Screenplay.
5. SHREK (2001)
Cast: Mike Myers, Cameron Diaz, Eddie Murphy
Director: Andrew Adamson
Budget: $ 60 M
Domestic Gross: $ 267 M
International Gross: $ 216 M
Sampai sekarang, SHREK adalah usaha terbaik Dreamworks dalam menyaingi dominasi Disney-Pixar dalam bidang film animasi 3d. Dengan menggabungkan berbagai macam kisah dongeng yang sudah terkenal, parody-parodi slapstick film-film terkenal, pengisi suara dari actor-aktor yang sudah terkenal, SHREK berhasil menjadi sebuah film yang klasik. Tokoh-tokoh utamanya pun bukan yang mudah mendapat simpati dari para penikmat film, namun itulah kelebihan film ini. SHREK berhasil menjadi film animasi pertama yang memenangkan kategori Best Animated Feature di ajang Oscar tahun 2002. Film ini juga melahirkan tiga film lanjutan yang sayangnya tidak pernah bisa lebih baik daripada film originalnya ini.
4. FINDING NEMO (2003)
Cast: Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Alexander Gould
Director: Andrew Stanton
Budget: $ 94 M
Domestic Gross: $ 339 M
International Gross: $ 528 M
Tokoh utamanya adalah Marlin, seekor ikan badut yang tidak lucu sama sekali yang mencoba mencari anaknya yang hilang, Nemo yang sebelah siripnya pendek bersama Dori, ikan yang mempunyai penyakit hilang ingatan sementara. Tokoh lain ada Hiu yang bertobat untuk tidak makan daging ikan lainnya, ikan yang gila akan kebersihan, ikan yang mempunyai kepribadian ganda dan mengira refleksi dirinya di cermin adalah saudaranya, ditambah kura-kura tua yang bijak. FINDING NEMO adalah film Pixar yang paling banyak memiliki tokoh unik secara psikologi. Tidak hanya karakter, cerita yang menyentuh tentang single parent yang berusaha menyelamatkan anaknya serta humor-humor segar ala Pixar membuat FINDING NEMO menjadi film kedua terlaris di tahun 2003 (hanya TLOTR The Return Of The King yang mampu mengungguli pendapatan film ini) dan sempat menjadi film animasi terlaris sepanjang masa sebelum akhirnya dikalahkan oleh Shrek 2 di tahun berikutnya. Film ini juga menjadi film Pixar pertama yang berhasil memenangkan Oscar di kategori Best Animated Feature di tahun 2004.
3. TOY STORY 2 (1999)
Cast: Tom Hanks, Tim Allen
Sutradara: John Lasseter
Budget: $ 90 M
Domestic Gross: $ 245 M
International Gross: $ 238 M
John Lasseter kembali menyutradari film seri TOY STORY yang menurutku adalah yang terbaik. Jika di film pertama, Woody berusaha menyelamatkan Buzz dari tetangga Andy, Sid sang perusak mainan, maka di film kedua, kini Buzz yang berusaha menyelamatkan Woody dari kolektor mainan sekaligus pemilik toko mainan, Al yang sudah mencuri Woody dan berusaha menjualnya ke Jepang. Dalam seri ini juga diperkenalkan tokoh baru, koboi wanita Jessie dan penggali tambang Prospector, dan Bull’s Eye, kuda setia Woody. Yang membuat film ini begitu hebat adalah film ini lebih emosional dibandingkan seri TOY STORY yang lain, terutama saat scene Jessie menceritakan kisahnya dengan pemilik lamanya, Emily diiringi dengan soundtrack “When She Loved Me” yang akan membuat sebagian orang yang menontonnya menjadi terharu.
2. UP (2009)
Cast: Edward Asner, Christopher Plummer, Jordan Nagai
Sutradara: Pete Docter
Budget: $ 175 M
Domestic Gross: $ 293 M
International Gross: $ 438 M
10 menit awal UP akan langsung membuat anda jatuh cinta dengan film ini. 10 menit yang memperkenalkan kita pada tokoh sentral Carl Fredrickson dan juga mendiang istrinya. Konsep awal UP simpel saja, petualangan seorang kakek dan anak kecil dalam rumah terbang yang diangkat oleh ratusan ribu balon. Menurutku UP adalah film pixar dengan skenario terbaik hingga sekarang. Penulisan yang emosional, lucu dan penuh aksi, karakter yang masuk akal (UP adalah film Pixar pertama dimana tokoh sentralnya adalah manusia dan bukan benda mati atau binatang bersuara), musik yang pas oleh Michael Giaccino serta animasi yang smooth yang biasa ditampilkan Pixar membuat film ini menjadi film Pixar pertama yang dinominasikan sebagai Best Picture di ajang Oscar. Film ini juga menang di kategori Best Animated Feature dan Best Music di ajang yang sama pada tahun 2010.
  1. WALL E (2008)
Cast: Ben Burtt, Elissa Knight, Jeff Garlin
Sutradara: Andrew Stanton
Bujet: $ 180 M
Domestic Gross: $ 223 M
International Gross: $ 310 M
2/3 dari film ini hanya diisi oleh dialog yang terdiri dari dua kata yang merupakan nama tokoh kedua karakter film ini “Wall E” dan “Eve”. Bercerita tentang robot terakhir di bumi yang sudah tidak lagi dihuni manusia, Wall E sudah bekerja sesuai instingnya selama ribuan tahun sebagai robot pengumpul sampah sampai akhirnya dia bertemu dengan Eve, robot peneliti biologis yang berasal dari luar angkasa. Wall E yang tadinya merasa kesepian kini menemukan cinta sejatinya. Kisah cinta sejati Wall E dan Eve inilah yang menjadi kisah sentral film ini, ditambah dengan sedikit sentilan tentang manusia yang merusak bumi, serta animasi yang sangat mulus, indah dan realistis menjadikan WALL E sebagai film terbaik pixar sampai sekarang dan pantas menduduki posisi pertama di dalam daftar 15 FILM ANIMASI 3D TERBAIK versiku. Walau masuk dalam enam nominasi Oscar (WALL E adalah film animasi 3D yang dinominasikan Oscar terbanyak sampai sekarang), juri Oscar terlalu egois untuk tidak menominasikan film ini dalam nominasi Best Picture, namun walau begitu film ini tetap berhasil meraih Oscar untuk kategori Best Animated Feature di tahun 2009 yang merupakan piala Oscar kedua bagi Andrew Stanton setelah sukses lewat FINDING NEMO.
********
Sumber : http://lanz999.student.umm.ac.id/2011/08/12/15-film-animasi-3d-terbaik/

Profile Sekolah SMK Negeri 7 Pekanbaru

M O T  O

"Bekerja Keras, Berfikir Cerdas, Beramal Ikhlas"


V I S I

“ Terwujudnya SMK Negeri 7 Pekanbaru sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan dibidang Teknik Informasi dan Komunikasi yang menghasilkan tamatan tingkat menengah yang terampil, mandiri dan memiliki etos kerja yang tinggi serta mampu bersaing secara global.



 M I S I

  • Mewujudkan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

  • Meningkatkan Kompetensi Tenaga Edukatif dan Non Edukatif

  • MeningkatkanKualitas pendidikan dan ketrampilan yang mengacu kepada standar kopetensi kerja nasional dan internasional

  • Menyiapkan tamatan yang mampu beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sejarah Animasi: Sebelum Disney

Comic Strip yang sering kita lihat sehari-hari sebenarnya sudah menjadi tampilan pada dekorasi tembok di Mesir sekitar 2000 tahun sebelum masehi, menceritakan banyak hal yang terjadi di Mesir waktu itu dari mulai tata cara kehidupan keseharian, pemerintahan sampai adu gulat antar prajurit. Leonardo Da Vinci juga menampilkan gerakan tangan yang berputar pada karya besarnya yaitu Vitruvian Man. Illustrasi malaikat-malaikat pada mural gereja karya Giotto juga memperlihatkan repetisi gerakan yang kontinyu. Di Jepang orang menggunakan gulungan gambar untuk menceritakan cerita panjang sama seperti layaknya Wayang Beber di Jawa. Pada tembok Candi Borobudur juga terdapat urutan cerita tentang perjalan tiga babak Sidharta Gautama.
Namun seiring dengan perjalanan waktu manusia mencoba tidak hanya menangkap gambar tapi juga berupaya membuat karya artistiknya menjadi hidup dan bergerak. Sejak mula gambar babi hutan di dinding gua Altamira-Spanyol Utara hingga perjalanan kematian para Firaun adalah sebuah kronologi panjang yang dicoba untuk dikumpulkan sebagai bahan awal mula dari animasi.
ThaumatropeAnimasi, sebenarnya tidak akan terwujud tanpa didasari pemahaman mengenai prinsip fundamental kerja mata manusia atau dikenal dengan nama The Persistance of Vision. Seperti ditunjukan pada karya seorang Prancis Paul Roget (1828), penemu Thaumatrope. Sebuah alat berbentuk kepingan yang dikaitkan dengan tali pegas diantara kedua sisinya. Kepingan itu memiliki dua gambar pada sisinya. Satu sisi bergambar burung, satu sisi lainnya bergambar sangkar burung. Ketika kepingan berputar maka burung seolah masuk kedalam sangkarnya. Proses ini ditangkap oleh mata manusia dalam satu waktu, sehingga mengekspose gambar tersebut menjadi gerak.
Dua penemuan berikutnya semakin menolong mata manusia. Phenakistoscope, ditemukan oleh Joseph Plateu (1826), merupakan kepingan kartu berbentuk lingkaran dengan sekelilinganya di penuhi lubang-lubang dan gambar berbentuk obyek tertentu. Mata akan melihat gambar tersebut melalui cermin dan pegas membuatnya berputar sehingga satu serial gambar terlihat secara progresif menjadi gambar yang bergerak kontinyu. Teknik yang sama di tampilkan pada alat bernama Zeotrope, ditemukan oleh Pierre Desvignes (1860), berupa selembar kertas bergambar yang dimasukan pada sebuah tabung.
Phenakistoscope Zeotrope
Phenakistoscope dan Zeotrope
Pengembangan kamera gerak dan projector oleh Thomas Alfa Edison serta para penemu lainnya semakin memperjelas praktika dalam membuat animasi. Animasi akhirnya menjadi suatu hal yang lumrah walaupun masih menjadi “barang” mahal pada waktu itu. Bahkan Stuart Blackton, diberitakan telah membuat membuat film animasi pendek tahun 1906 dengan judul “Humourous Phases of Funny Faces”, dimana prosesnya dilakukan dengan cara menggambar kartun diatas papan tulis, lalu difoto, dihapus untuk diganti modus geraknya dan di foto lagi secara berulang-ulang. Inilah film animasi pertama yang menggunakan “stop-motion” yang dihadirkan di dunia.
Pada awal abad ke dua puluh, popularitas kartun animasi mulai menurun sementara film layar lebar semakin merajai sebagai alternatif media entertainment. Publik mulai bosan dengan pola yang tak pernah berganti pada animasi tanpa didalamnya terdapat story line dan pengembangan karakter. Apa yang terjadi pada saat itu merupakan kondisi dimana mulai terentang jarak antara film layar lebar dan animasi, kecuali beberapa karya misalnya Winsor McCay yang berjudul Gertie the Dinosaur, 1914. McCay telah memulai sebuah cerita yang mengalir dalam animasinya ditambah dengan beberapa efek yang mulai membuat daya tarik tersendiri. Hal ini juga mulai terlihat pada karya Otto Messmer, Felix the Cat.
“Plots? We never bothered with plots. They were just a series of gags strung together. And not very funny, I’m afraid.” – Dick Huemer, 1957
Pada era ini, cerita animasi masih banyak terpengaruh pola cerita klasik, mungkin masih terasa hingga saat ini. Tipikal ceritanya selalu dengan tokoh yang menjadi hero dan musuhnya. Industri animasi mulai kembali menanjak di Amerika manakala komersialiasi mulai merambah dunia tersebut. Cerita and strory line pun mulai beragam disesuaikan dengan demand publik. Industri-industri film raksasa mulai membuat standardisasi animasi yang laku di pasaran. Biaya produksi pun dapat ditekan dan tidak setinggi dulu. Akhirnya kartun mulai memasuki era manufaktur dipertengahan abad ke dua puluh.

12 Prinsip Animasi

12 Prinsip Animasi. Kata “animasi” berasal dari kata “animate,” yang berarti untuk membuat obyek mati menjadi seperti hidup. Seorang Animator profesional sepertinya harus mengetahui dan memahami bagaimana sebuah animasi dibuat sedemikian rupa sehingga didapatkan hasil animasi yang menarik, dinamis dan tidak membosankan.
Dua orang animator profesional Thomas dan Johnston memberikan 12 prinsip animasi yang di adopsi dari animasi produksi Walt Disney. Animasi ini sebenarnya paling pas digunakan untuk animasi kartun. Ke-12 prinsip animasi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Solid Drawing
Kemampuan menggambar sebagai dasar utama animasi memegang peranan yang menentukan “baik proses maupun hasil” sebuah animasi, terutama animasi klasik. Meskipun kini peran gambar yang dihasilkan sketsa manual sudah bisa digantikan oleh komputer, tetapi dengan pemahaman dasar dari prinsip ‘menggambar’ akan menghasilkan animasi yang lebih ‘peka’. Sebuah obyek/gambar dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki karakteristik sebuah obyek (volume, pencahayaan dan konsistensi kualitas gambar/bentuk/karakter).
2. Timing & Spacing
Grim Natwick, seorang animator Disney pernah berkata, “Animasi adalah tentang timing dan spacing”. Timing adalah tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan, sementara spacing adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis gerak.
Contoh Timing: Menentukan pada detik keberapa sebuah obyek/karakter berjalan sampai ke tujuan atau berhenti.
Contoh Spacing: Menentukan kepadatan gambar (yang pada animasi akan berpengaruh pada kecepatan gerak).
3. Squash & Stretch
Squash and strecth adalah upaya penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figur sehingga seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup. Penerapan squash and stretch pada figur atau benda hidup (misal: manusia, binatang, creatures) akan memberikan ‘enhancement’ sekaligus efek dinamis terhadap gerakan/action tertentu, sementara pada benda mati (misal : gelas, meja, botol) penerapan squash and stretch akan membuat mereka (benda-benda mati tersebut) tampak atau berlaku seperti benda hidup.
Contoh ketika sebuah bola dilemparkan. Pada saat bola menyentuh tanah maka dibuat seolah-olah bola yang semula bentuknya bulat sempurna menjadi sedikit lonjong horizontal, meskipun kenyataannya keadaan bola tidak selalu demikian. Hal ini memberikan efek pergerakan yang lebih dinamis dan ‘hidup’.
4. Anticipation
Anticipation boleh juga dianggap sebagai persiapan/awalan gerak atau ancang-ancang. Seseorang yang bangkit dari duduk harus membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum benar-benar berdiri. Pada gerakan melompat, seseorang yang tadinya berdiri harus ada gerakan ‘membungkuk’ terlebih dulu sebelum akhirnya melompat.
5. Slow In and Slow Out
Slow In dan Slow Out menegaskan bahwa setiap gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda. Slow in terjadi jika sebuah gerakan diawali secara lambat kemudian menjadi cepat. Slow out terjadi jika sebuah gerakan yang relatif cepat kemudian melambat. Contoh Slow In :
6. Arcs
Pada animasi, sistem pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Hal ini memungkinkan mereka bergerak secara ‘smooth’ dan lebih realistik, karena pergerakan mereka mengikuti suatu pola yang berbentuk lengkung (termasuk lingkaran, elips, atau parabola). Sebagai contoh, Arcs ditunjukkan pada lintasan tangan saat melempar bola dan lintasan gerak bola di udara.
7. Secondary Action
Secondary action adalah gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya sebuah animasi tampak lebih realistik. Secondary action tidak dimaksudkan untuk menjadi ‘pusat perhatian’ sehingga mengaburkan atau mengalihkan perhatian dari gerakan utama. Kemunculannya lebih berfungsi memberikan emphasize untuk memperkuat gerakan utama.
Contoh: Ketika seseorang sedang berjalan, gerakan utamanya tentu adalah melangkahkan kaki sebagaimana berjalan seharusnya. Namun sambil berjalan ‘seorang’ figur atau karakter animasi dapat sambil mengayun-ayunkan tangannya. Gerakan mengayun-ayunkan tangan inilah yang disebut secondary action untuk gerakan berjalan.
8. Follow Through and Overlapping Action
Follow through adalah tentang bagian tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak. Misalnya, rambut yang tetap bergerak sesaat setelah melompat. Overlapping action secara mudah bisa dianggap sebagai gerakan saling-silang. Maksudnya, adalah serangkaian gerakan yang saling mendahului (overlapping). Contoh : Kelinci yang melompat. Sesaat setelah melompat telinganya masih bergerak-gerak meskipun gerakan utama melompat telah dilakukan.
9. Straight Ahead Action and Pose to Pose
Dari sisi resource dan pengerjaan, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk membuat animasi. Yang pertama adalah Straight Ahead Action, yaitu membuat animasi dengan cara seorang animator menggambar satu per satu, frame by frame, dari awal sampai selesai seorang diri. Teknik ini memiliki kelebihan: kualitas gambar yang konsisten karena dikerjakan oleh satu orang saja. Tetapi memiliki kekurangan yaitu waktu pengerjaan yang lama.
Yang kedua adalah Pose to Pose, yaitu pembuatan animasi oleh seorang animator dengan cara menggambar hanya pada keyframe-keyframe tertentu saja, selanjutnya in-between atau interval antar keyframe digambar/dilanjutkan oleh asisten/animator lain. Cara kedua ini memiliki waktu pengerjaan lebih cepat karena melibatkan lebih banyak sumber daya sehingga lebih cocok diterapkan pada industri animasi.
10. Staging
Staging dalam animasi meliputi bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Biasanya berkaitan dengan posisi kamera pengambilan gambar. Posisi kamera bawah membuat karakter terlihat besar dan menakutkan, kamera atas membuat karakter tampak kecil dan bingung sedangkan posisi kamera samping membuat karakter tampak lebih dinamis dan menarik.
11. Appeal
Appeal berkaitan dengan keseluruhan look atau gaya visual dalam animasi. Kita bisa dengan mudah mengidentifikasi gaya animasi buatan Jepang dengan hanya melihatnya sekilas. Kita juga bisa melihat style animasi buatan Disney atau Dreamworks cukup dengan melihatnya beberapa saat. Hal ini karena mereka memiliki appeal atau gaya tersendiri dalam pembuatan karakter animasi.
Ada juga yang berpendapat bahwa appeal adalah tentang penokohan, berkorelasi dengan ‘kharisma’ seorang tokoh atau karakter dalam animasi. Sehingga visualisasi animasi yang ada bisa mewakili karakter/sifat yang dimilkiki.
12. Exaggeration
Exaggeration merupakan upaya mendramatisir animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis. Dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat sebagai bentuk ekstrimitas ekspresi tertentu dan biasanya digunakan untuk keperluan komedik. Seringkali ditemui pada film-film animasi anak-anak (segala usia) seperti Tom & Jery, Donald Duck, Mickey Mouse, Sinchan, dsb.
Contoh : Tubuh Donald duck melayang mengikuti sumber asap saat hidung Donald cuck mencium aroma masakan/makanan lezat.
Software Animasi Stop Motion Bidang Datar Take5 Free
Ke-12 prinsip animasi diatas sering digunakan dalam teknik animasi stop motion dan dalam penerapannya tentu lebih tergantung pada sang animator. Semakin profesional seorang animator dalam menguasai, mengoptimalkan dan mengeksplorasi kemampuan dirinya dalam membuat animasi secara keseluruhan, tentunya ide cerita akan selalu menarik dan menghasilkan sebuah film animasi yang sangat dinamis dan tidak membosankan bahkan untuk kalangan yang bukan merupakan target utama pengguna.

Proses Pembuatan Animasi Stop Motion 3D Shaun The Sheep

Proses Pembuatan Animasi Stop Motion 3 Dimensi Shaun The Sheep.

Cara membuat karya Animasi Stop Motion


Mudah tapi Menghasilkan
Teknik stop motion memang tergolong teknik sederhana sekali.